Dita's Diary Parenting

5 Manfaat Aktivitas di Luar Rumah untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Satu kegiatan dengan beragam manfaat. Kalimat tersebut mungkin dapat berlaku ketika kita mengajak anak bermain di luar rumah. Satu aktivitas sederhana saja yang dilakukan ketika di luar rumah, dapat membantu tumbuh kembang anak semakin maksimal karena mencakup berbagai aspek, misalnya dari segi motorik, kognitif, sosial, dan bahasa. Apalagi untuk anak usia 1-3 tahun, yang masih mengalami perkembangan dengan pesat karena masih dalam masa golden age.

Sejak usia 6 bulan dan mulai bisa merangkak, Attaya sudah mulai sering aku perkenalkan dengan lingkungan di sekitar rumah. Biasanya setiap pagi atau sore, minimal seminggu tiga kali, aku membawanya ke taman untuk berjalan-jalan, earthing di rumput, dan memperkenalkannya dengan hal-hal baru yang ada di luar rumah. Kebiasaan itu masih berlanjut hingga sekarang. Aku merasakan dengan kebiasaan baik ini , banyak sekali manfaat yang didapat dan terlihat langsung pada perkembangan Attaya.

Aktivitas di luar rumah sejak Attaya 6 bulan

Sebagai contoh, untuk kegiatan luar rumah yang sederhana seperti berjalan-jalan santai di taman, ada beberapa manfaat yang didapat sekaligus:

  1. Membantu perkembangan kognitif
Berkenalan dengan ayam secara langsung

Selama beraktivitas di luar rumah, anak akan melihat berbagai macam hal yang sebagian besar tidak ditemukan di rumah, misalnya suasana alam, pepohonan, bunga, kupu-kupu, bahkan bertemu hewan-hewan seperti kucing, ayam, dll. Apa yang dilihat anak secara langsung ini akan terekam dalam otaknya dan membantu perkembangan kognitifnya menjadi lebih maksimal.

2. Membantu perkembangan sosial

Ngobrol dengan kakek

Setiap aktivitas yang dilakukan di luar rumah oleh seorang anak 1-3 tahun, pasti melibatkan orang lain, minimal ayah, ibu, kakek, atau nenek. Di sepanjang kegiatan di luar rumah pasti anak juga akan bertemu dengan orang lain, tetangga, bahkan anak seusianya. Hal ini dapat bermanfaat bagi kemampuan sosial anak untuk mengenal orang lain. Anak juga akan memahami bahwa ada orang lain di dalam kehidupannya selain anggota keluarga di rumah sehingga nantinya akan membantunya lebih mudah berinteraksi dengan orang lain

3. Membantu perkembangan bahasa

Attaya sedang memanggil

Banyak sekali hal baru yang akan didapatkan anak ketika kita mengajaknya keluar rumah. Hal-hal baru membuat kosa katanya bertambah, tentunya dibantu dengan interaksi dengan ayah, ibu, atau orang di sekitarnya. Ketika melihat suasana di luar rumah, ibu dan ayah bisa menceritakan hal-hal apa saja yang sedang dilihat dan dialami. Proses interaksi anak dengan orang tuanya ini juga dapat membuat anak belajar berkomunikasi.

4. Membantu perkembangan motorik kasar

Bermain bola

Perkembangan yang paling dapat dirasakan manfaatnya ketika anak bermain di luar rumah adalah perkembangan motorik kasar. Mulai dari berjalan, berlari, berkejar-kejaran, bahkan bermain bola dapat melatih kemampuan motorik kasarnya yang baru saja ia kuasai di 3 tahun pertamanya. Berbeda dengan anak yang terbiasa di rumah dengan  TV atau gadget yang berlebihan, jika dilakukan terus menerus akan menggangu perkembangan motorik kasarnya.

5. Membantu perkembangan motorik halus

Mengambil camilan dengan jari-jari

Biasanya, kemampuan motorik halus untuk anak usia 1-3 tahun bisa ditingkatkan dengan mencoret-coret, menjumput, dan hal sederhana lainnya. Namun, sebagian kegiatan-kegiatan ini agak sulit untuk dilakukan di luar rumah karena membutuhkan kertas, pulpen, atau alat lain yang biasanya ada di dalam rumah. Untuk melengkapi manfaat dari aspek motorik, khususnya motorik halus ketika beraktivitas di luar rumah, kita bisa menyiasati dengan membawa camilan-camilan kecil yang membuat motorik halus anak bekerja ketika mengambil dan memakannya.

Kebetulan, beberapa minggu terakhir ini aku baru saja mencoba camilan baru untuk Attaya yang dapat mendukung aktivitas motorik halusnya, yaitu Monde Boromon Cookies. Bentuknya yang kecil dan bulat sangat memudahkan Attaya untuk mengonsumsinya, sekaligus membantu perkembangan motorik halusnya ketika mengambil satu persatu dan memasukkannya ke dalam mulut.

Tekstur pada Monde Boromon Cookies yang mudah meleleh saat terkena air liur juga dapat memaksimalkan perkembangan yang terdapat di area oromotor, yaitu otot-otot di sekitar mulut dan gigi. Rasa pada biskuit ini juga sangat cocok untuk anak karena terbuat dari saripati kentang dan madu. Camilan ini juga mengandung DHA serta gluten free sehingga sangat bermanfaat dan aman untuk dikonsumsi anak usia 1-3 tahun.

Happy with Monde Boromon Cookies!

Pada saat memberikan camilan ini ke Attaya untuk pertama kali, reaksinya terlihat sangat tertarik karena packangingnya yang lucu dan ada gambar kelincinya. Kebetulan Attaya juga suka dengan kelinci sehingga bisa menjadi β€œalat” untuk menarik perhatiannya. Ketika Attaya mulai mencoba, ia terlihat nagih karena ada sensasi lumer di mulut sehingga ia mau tambah dan tambah lagi. Ukurannya yang kecil (dalam satu kotak ada beberapa bungkus kecil) juga memudahkan saya untuk membawanya ketika beraktivitas di luar rumah bersama Attaya.

Monde Boromon Cookies, camilan wajib saat aktivitas di luar rumah!

Setelah mencoba rasa dan manfaat yang didapat, sepertinya Monde Boromon Cookies ini akan jadi camilan wajib ketika kami melakukan aktivitas di luar rumah. Nah Mams, yang membaca tulisan ini, semoga jadi makin semangat mengajak anak beraktivitas di luar rumah ya! Banyak sekali manfaat yang kita akan dapatkan ketika mengajak anak keluar rumah. Jangan lupa bawa Monde Boromon Cookies untuk camilan sehat sekaligus melengkapi manfaat yang sudah didapat, khususnya untuk perkembangan motorik halusnya.

Selamat beraktivitas dengan si kecil! πŸ™‚

4 thoughts on “5 Manfaat Aktivitas di Luar Rumah untuk Anak Usia 1-3 Tahun

    1. Imho, sedini mungkin sih mbaa.. dari lingkup yg paling kecil di keluarga aja menurutku juga sudah cukup sbnrnya untuk di bawah 2 th.. Makin besar baru mulai makin luas lingkupnya biar anaknya berani juga. Cmiiw yaa

  1. Haiiii Bunda Attaya, Salam kenal dari Bujo (IBU JULIO) heeehe… Ahh ngga sabar nunggu Julio 6 bulan biar nanti bsa diajak aktivitas outdoor lebh banyak lagiii.. Skrang dia baru mau 5 bulan.. Dan emang kalau diajak keluar lbh banyak itu dia bsa lbh fleksibel dalam bersosialisasi. Can’t waiittt πŸ™‚

    1. Haii Ibu Julio.. Salam kenal.. wahhh lagi lucu-lucunyaa ya Julio yaa hihi.. Iyaa mbak, seru kalau udah agak besar apalagi udah bisa jalan atau lari.. siap-siap ibunya encok kejar-kejar deh :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top