Dita's Diary, Reviews

Berkenalan dengan Ikan di Aquarium Kelas Dunia: Jakarta Aquarium Neo Soho Mall

Beberapa minggu lalu, ayah, mama dan Attaya mengunjungi Jakarta Aquarium. Lokasinya ada di dalam Neo Soho Mall, Jakarta Barat. Jakarta Aquarium ini merupakan aquarium kelas dunia karena memiliki berbagai macam koleksi ikan.

Dalam situsnya, jakarta-aquarium.com, dikatakan bahwa Jakarta Aquarium ini merupakan wahana rekreasi keluarga sekaligus pusat konservasi satwa dalam ruang pertama di Indonesia persembahan Taman Safari Indonesia. Jakarta Aquarium juga menyajikan pertunjukan teater berkelas dunia “Pearl of The South Sea” yang diproduseri oleh Peter Wilson, sutradara teater ternama dari Australia. Pearl of The South Sea menyuguhkan cerita tentang seorang putri yang dikutuk menjadi ratu laut yang dikombinasikan dengan tarian putri duyung, musik, dan kecanggihan teknologi.

Wah lengkap, ya! Jadi, selain bisa lihat ikan-ikan, kita juga bisa lihat pertunjukan kelas dunia. Sayang, waktu itu kami tidak update jadwal pertunjukannya. Jadi, ketika datang tempat pertunjukan sudah mulai dan penuh sekali, sehingga tidak memungkinkan kami untuk menonton. Semoga bisa di lain kesempatan.

Dari awal masuk ke tempat ini, kita akan merasakan masuk ke ‘dunia’  biota laut karena diiringi dengan alunan suara air yang sangat menenangkan. Sejak awal masuk, kita juga akan disambut dengan gambar-gambar dan berbagai koleksi ikan di aquarium kecil-kecil. Salah satu ikan yang menarik perhatianku di dekat pintu masuk adalah ikan Nemo dan Dori. Karena Attaya sudah kenal tokoh ini dari buku, dia happy sekali karena pada akhirnya lihat Nemo dan Dory secara langsung, begitu pula dengan mamanya. Hehe

Semakin ke dalam, kita akan melihat semakin banyak koleksi ikan-ikan, bahkan ada piranha, hiu, dll, ada juga hewan lain seperti salamander. Di tengah-tengah lokasi aquarium, terdapat giant aquarium yang dikelilingi ikan-ikan cantik! aquarium ini merupakan salah satu ikon Jakarta Aquarium yang sering dipakai pengunjung untuk berfoto.

Setelah puas berkeliling selama kurang lebih 2 jam di dalam, akhirnya kami menemukan pintu keluar. Karena sudah lelah, kami pun memutuskan untuk keluar dan mencari makan. Ternyata,  kita masih bisa menemukan hal yang menarik setelah keluar karena ada toko souvenir bertema laut. Untuk pengoleksi dan penggemar hal-hal yang berbau biota laut, it’s like a heaven! karena dijual berbagai macam souvenir di sana.

Selama di Jakarta Aquarium, mama, ayah, dan Attaya cukup puas dengan tempat ini. Namun, tetap ada kelebihan dan kekurangan. Dari segi lokasi,  menurut kami tempat ini cukup bagus dan strategis karena ada di dalam mal. Jadi untuk fasilitas tidak perlu diragukan. Tempatnya juga baby friendly karena sangat sejuk, ada pertunjukkan yang sangat menarik untuk anak-anak maupun orang dewasa, juga ada fasilitas untuk berfoto di beberapa spot. Jika mau ambil hasil cetak kita hanya perlu menebusnya di dekat pintu keluar.

Ada kelebihan bukan berarti tidak ada kekurangan. Dari segi harga, menurutku pribadi cukup mahal, apalagi di weekend. Mungkin ini terkait dengan lokasi di dalam mal. Harga tiket masuk adalah 150.000 untuk weekdays, dan 200.000 untuk weekend. Saat itu kami datang di hari Sabtu, total 400.000 rupiah untuk dua orang. Attaya belum bayar karena masih di bawah dua tahun

Untuk menebus hasil foto cetak, menurut saya pribadi juga cukup mahal, di atas 200 ribu untuk satu foto dengan tempatnya. Kembali lagi, mahal dan murah ini relatif ya. Bisa berbeda pendapat dari tiap orang.

Berdasarkan ulasan di atas, saya tetap merekomendasikan Jakarta Aquarium untuk berjalan-jalan bersama keluarga untuk sekedar melepas penat di akhir minggu. Saat ke tempat ini, jangan lupa untuk berfoto dan abadikan momen. Jangan kaget kalau hasilnya akan cantik sekali karena efek dari lampu yang kebiruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *