Dita's Diary Reviews

Pengalaman Naik Transportasi Umum Lebih Aman dan Nyaman

Dalam lima tahun terakhir ini, ngerasa gak sih banyak yang berubah dari Jakarta? salah satunya adalah perubahan dalam bidang transportasi. Banyak hal yang baru baik dari sistem, teknologi, ketertiban, kenyamanan, dll. Banyak pula mode transportasi baru dan perbaikan dalam sistem perhubungan di Indonesia. Walaupun pasti ada kekurangannya karena masih dalam tahap adaptasi, aku melihat lebih banyak perubahan yang positif, misalnya kemudahan akses, kenyamanan, dan keamanan ketika menggunakan transportasi umum.

Salah satu perubahan yang aku rasakan dari lingkungan terdekatku adalah kemunculan transportasi terintegrasi, Jak Lingko. Jak Lingko adalah sistem integrasi transportasi publik di Jakarta yang juga dapat terintegrasi dengan Transjakarta atau bus-bus lain. Jak Lingko ini diresmikan pada tanggal 1 Oktober 2018 oleh Gubernur Provinsi Jakarta. Berarti bulan Oktober ini tepat satu tahun diresmikan.

JakLingko

Angkutan umum atau angkot, dahulu lekat dengan image-nya yang semrawut, ugal-ugalan, membuat macet, tidak aman, dll. Image itulah yang membuat warga Jakarta juga agak segan untuk menggunakan transportasi ini. Dahulu, aku pun sempat takut untuk naik angkutan umum atau angkot karena banyak kabar yang tidak mengenakkan ketika menggunakannya.

Belakangan ini, aku melihat perubahan yang sangat baik. Angkutan umum atau angkot kini lebih nyaman, aman, dan tertib. Apalagi JakLingko ini menggunakan sistem layanan modern yang berjadwal, tidak ngetem, tidak boleh salip-salipan, dan masih gratis. Berbayar jika melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta atau bus lain selama 3 jam sebesar 5000 rupiah. Walaupun masih proses beradaptasi karena baru saja satu tahun diresmikan, aku melihat perubahan itu. Semoga ke depan akan terus menjadi lebih baik.

Karena sudah yakin dan merasa nyaman, aku pun mulai mencoba mode transportasi ini. Bahkan, kemarin sore pun aku berkesempatan mengajak anakkku, Attaya untuk berjalan-jalan di sekitar daerahku. Kebetulan, bus stop Jak Lingko ini tepat di depan jalan rumahku, jadi tidak perlu jauh untuk kami berjalan menjangkau titik pemberhentian.

Menunggu Jak Lingko

Memang sekilas tidak berbeda dengan naik angkot pada umumnya, namun peraturan untuk naik dan turun tidak di sembarang tempat ini membuat ketidakteraturan dan kemacetan berkurang. Jak Lingko hanya berhenti di titik-titik pemberhentian yang sudah ditetapkan. Pernah aku coba memberhentikan Jak Lingko tidak sesuai dengan titiknya, namun supir tidak mau berhenti. Berarti peraturan ini memang sudah betul-betul diterapkan.

Salah Satu Titik Pemberhentian JakLingko

Setelah naik, proses pembayaran dilakukan menggunakan kartu. Kita hanya perlu men-tap kartu ke tap machine. Kita dapat menggunakan kartu JakLingko atau kartu bank DKI bagi yang memilikinya. Saat ini, biaya untuk menaiki JakLingko masih nol rupiah atau gratis. Dengan adanya pembaruan sistem ini, tentu menjadi kelebihan tersendiri. Naik angkutan umum menjadi lebih praktis, hemat, dan mudah karena tidak perlu menyiapkan uang cash.

JakLingko Tap Machine

Ini adalah pengalaman pertamaku menggunakan JakLingko, juga pengalaman pertama anakku Attaya naik angkutan umum atau angkot. Kami berhenti di tempat-tempat yang kami sukai, mampir ke tempat makan, berbelanja naik-turun dengan asyik dan nyaman. Tentunya tidak mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis! Jauh dari kata “tidak nyaman”yang melekat pada angkutan umum selama ini. Bahkan, di beberapa tempat sudah disediakan JakLingko yang ber-AC. Wah, pasti menjadi nilai plus lagi kalau kami menaiki yang ber-AC.

Jak Lingko merupakan salah satu perubahan kecil yang baik dari perubahan-perubahan yang besar lainnya dalam bidang perhubungan, khususnya transportasi di Jakarta. Dengan adanya angkutan umum yang nyaman dan aman, semoga warga jakarta juga dapat beralih dari mode transportasi pribadi ke transportasi umum. Selain lebih hemat, kita juga dapat sedikit berperan untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Aku pun masih belajar untuk memulai membiasakan diri menggunakan transportasi umum. Yuk naik transportasi umum! transportasi unggul, Indonesia maju.

Informasi terkait transportasi lainnya

Website Kementerian Perhubungan:

http://dephub.go.id

Media Sosial Kementerian Perhubungan:

Twitter : https://twitter.com/kemenhub151

Facebook: https://www.facebook.com/kemenhub151

Instagram: https://instagram.com/kemenhub151

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top