Parenting

Serba Serbi Perawatan Gigi pada Anak

“Anakku mulai tumbuh gigi, gimana ya cara sikatnya? Pakai odol atau engga? Sikat gigi kapan aja ya? Bagaimana triknya? Wah ini pasti pertanyaan para new moms kebanyakan yang anaknya baru tumbuh gigi. Sama, aku pun begitu ketika akan memulai memperkenalkan sikat gigi ke Attaya. 

Mengapa gigi anak perlu dirawat?

Masalah kesehatan gigi kadang terlihat sepele ya apalagi anggapan bahwa gigi susu nanti akan digantikan dengan gigi permanen. Tentu ini anggapan yang salah ya Mams karena kesehatan gigi akan berdampak juga pada hal lainnya.

Menurut dokter gigi @adelaandartya, anak yang memiliki masalah gigi cenderung bermasalah dengan penyerapan nutrisi (masalah makan) sehingga intake makanan yang masuk ke tubuh juga tidak optimal jika sampai infeksi maka akan berpengaruh pada kesehatan. Selain itu, gigi anak juga sangat penting untuk pelafalan atau “fonetik” suara anak, penyakit gigi yang tidak dirawat dan ditindak segera juga bisa berdampak infeksi yang bisa menyebar ke seluruh tubuh.

Lalu apa saja yang perlu diketahui tentang perawatan gigi pada anak? Beberapa informasi ini aku dapat dari kuliah WhatsApp (kulwap) WAG @mothersonmission.id pada tanggal 23 Juni 2019. Dengan pemateri seorang dokter gigi @adelaandartya. Berikut ini beberapa poin penting yang aku garis bawahi tentang serba serbi perawatan gigi anak:

  • Perkenalkan dengan dokter gigi sejak dini


Anak bisa diperkenalkan dengan dokter gigi dan pemeriksaan gigi sejak dini. Usia 1 tahun dianggap waktu yang tepat karena pada usia ini anak sudah mulai bisa berkomunikasi walaupun belum bisa bicara dengan jelas, gigi juga sudah mulai tumbuh sekitar 8-10 gigi (rata-rata). Namun, perkenalan ke dokter gigi ini dapat disesuaikan dengan keadaan masing-masing anak.

Jika sejak awal anak sudah diperiksa, kita dapat mengetahui apakah giginya ada kelainan pertumbuhan? Apakah ada karies atau lubang gigi? Ataupun ada yang salah dengan pengunyahannya? Atau malah giginya belum tumbuh

Sebetulnya pengenalan sejak dini ini bermanfaat sekali untuk membantu orangtua dan anak. Jika sejak dini anak tidak takut ke dokter gigi, ketika memeriksakan kesehatan gigi ke dokter bukan sebuah masalah yang besar. Bayangkan jika anak yang sudah mulai besar dan terlanjur memiliki gigi bermasalah, ditambah lagi tidak mau ke dokter gigi, pasti akan mempersulit proses penyembuhannya.

  • Cara menyikat gigi anak

Siapa yang suka geregetan kalau anak sikat gigi? Pasti banyak ya, termasuk aku 😁. Tentunya dengan kendala yang berbeda atau mungkin ada yang mulus-mulus saja. Hal terpenting ketika memotivasi anak untuk sikat gigi adalah jangan memaksa. Lakukan pendekatan positif, dengan cara yang fun, menggunakan sikat gigi sesuai usianya, dan teknik yang benar. Anak-anak yang baru tumbuh gigi di usia sekitar 1 tahun, biasanya agak sulit. Anak usia ini adalah peniru ulung, orang tua juga dapat memberi contoh dengan sikat gigi bersama atau di depan kaca bagaimana teknik menyikat gigi. Tentunya dengan kondisi yang menyenangkan.

  • Penggunaan pasta gigi untuk anak

Kapan waktu yang tepat menggunakan pasta gigi? Anak dibawah 1 tahun tidak perlu menggunakan pasta gigi, namun di atas satu tahun diperkenankan menggunakan pasta gigi khusus anak sedikit saja. Jika diibaratkan ukuran, anak usia 1-3 tahun dapat menggunakan pasta gigi sebesar biji beras. Untuk usia 3-6 tahun dapat menggunakan pasta gigi sebesar kacang polong. Ajari anak untuk berkumur agar aman dan gunakan pasta gigi khusus untuk anak-anak.

  • Waktu menyikat gigi

Banyak di antara kita beranggapan bahwa bangun tidur dan sebelum tidur adalah waktu untuk sikat gigi. Sebetulnya, waktu menyikat gigi yang tepat adalah setelah makan pagi dan sebelum tidur. Kenapa setelah makan pagi? Agar makanan yang terselip setelah makan dapat dibersihkan. Rentang waktu sikat gigi pagi hari hingga malam agak lama. Jika menyikat gigi sebelum sarapan, ada waktu lebih lama sisa sisa makanan tertinggal di gigi dan mempercepat perkembangbiakan bakteri.

Empat poin tentang perawatan gigi anak inilah yang aku garis bawahi. Walaupun praktiknya memang tidak semudah teori yaah karena pasti orangtua menemui kendala yang berbeda. Intinya adalah JANGAN MEMAKSA. Ini juga PR buatku yg masih belajar.

Perawatan gigi pada anak memang tidak bisa disepelekan ya Mams, yuk kita mulai dari sekarang! Semoga ulasan ini bermanfaat ya. Selamat bersenang-senang menyikat gigi bersama anak! ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top