Baby, Reviews

Rahasia Kulit Bayi Sehat Versi Mama Atta

Beberapa minggu lalu, saat usia Atta belum genap 2 bulan, di seluruh tubuhnya muncul bintik-bintik kemerahan banyak sekali. Kecil-kecil, tetapi merata ke seluruh tubuh. Karena aku ibu baru yang masih belajar dan belum banyak pengalaman, mulai panik dan bingung apa penyebabnya. Perkiraan awal karena biang keringat. Tetapi biang keringat masa sih sampai kaki dan tangan? Atau mungkin alergi? Pertanyaan ini muncul di kepala saat itu. Akhirnya, dengan penuh tanda tanya aku searching di Google, tanya-tanya di grup whatsapp sesama ibu-ibu baru dan beberapa teman, tapi jawabannya masih membingungkan. Kesimpulannya, pencetusnya bisa bermacam-macam. Bisa alergi, biang keringat atau bisa karena penyakit tertentu.

Hasil penelusuranku di Google, salah satunya menurut dr. Dian Paramitasari, dari alodokter, bintik-bintik merah pada tubuh bayi, yang terjadi pada area kulit yang luas dapat terjadi karena berbagai macam sebab, diantaranya :

  1. campak
  2. cacar air ; bentol-bentol kecil isi air, merah, gatal, demam
  3. biang keringat (miliaria) ; bentol-bentol isi air, merah, gatal, di tempat-tempat yang sering berkeringat dan lembap
  4. atopik dermatitis ; bentol-bentol kecil, gatal, karena alergi
  5. dermatitis kontak alergi ; bentol-bentol kecil, merah, gatal, karena kontak langsung kulit dengan bahan yang membuat alergi
  6. dan lainnya

Setelah aku telusuri lagi ciri-ciri beruntusan atau kemerahan pada badan Atta, kemungkinan penyebabnya adalah alergi. Alergi juga bisa disebabkan karena alergi dari ibu, misalnya ibu mengonsumsi susu sapi, olahan susu, seafood, atau makanan lain yang merupakan pencetus alergi atau alergi karena penggunaan sebuah produk atau bahan yang langsung kontak ke kulit bayi.

Setelah aku ingat-ingat, beberapa minggu belakangan ini aku tidak mengonsumsi makanan pencetus alergi seperti yang disebutkan di atas, aku pun tidak punya riwayat alergi. Kesimpulanku adalah Atta alergi dengan produk yang ia pakai.

Setelah aku telusuri lagi produk yang dipakai Atta, aku baru ingat kalau seminggu belakangan ini ganti sabun mandi. Sebelumnya dia tidak pernah beruntusan atau kemerahan sebelum menggunakan produk tersebut. Kemungkinan besar inilah penyebabnya.

Akhirnya, tanpa pikir panjang aku langsung hubungi suami untuk minta tolong dibelikan sabun mandi untuk Atta. Awalnya, aku mau ganti sabun biasa, tetapi setelah baca dan minta pendapat dari beberapa teman yang sudah lebih berpengalaman, aku direkomendasikan untuk menggunakan Lactacyd Baby. Selain membantu menghilangkan dan mencegah iritasi kulit, Lactacyd Baby juga dapat digunakan langsung sebagai sabun mandi bahkan dapat dijadikan shampoo. Berikut ini produk Lactacyd Baby yang aku pakai (gambar diambil dari FB Lactacyd Baby)

12744716_957372544310282_64015

Lactacyd Baby ini merupakan brand internasional, sudah terpercaya menjaga kulit bayi dari iritasi ringan. Jadi aku ga perlu ragu lagi dengan produknya karena memang sudah terbukti. Banyak juga testimoni yang bagus dan pengalaman dari teman-temanku secara langsung.

Karena aku adalah tipe orang yang agak picky, apalagi untuk kesehatan dan produk yang dipakai bayiku, aku betul-betul memperhatikan secara rinci kandungan apa saja yang terdapat pada produk-produk yang digunakan Atta. Nah, Lactacyd Baby ini kandungannya alami karena merupakan ekstrak susu yang diformulasikan dengan PH yang sesuai dengan kulit bayi. Jadi ga ada deh, masalah ga cocok lagi dengan sabun, apalagi iritasi. Bahkan Lactacyd Baby ini mencegah bahkan menghilangkan iritasi yang ada di kulit Atta. 

Untuk pemakaian, Lactacyd Baby ini cukup mudah. Cukup tuangkan 2-3 tetes sendok teh (sekitar 5 ml) ke dalam bak mandi. Tidak perlu sabun atau shampoo lagi karena dwifungsi. Lactacyd Baby ini juga telah teruji secara dermatologi sehingga aman dan dapat digunakan setiap hari. 

Pertama kali menggunakan produk Lactacyd Baby ini, menurutku wanginya enak dan lembut. Atta terlihat suka dan tidak ada masalah ketika menggunakan produk ini. Setelah beberapa kali pemakaian, hasil yang nyata terlihat pada Atta. Iritasi kulitnya berangsur menghilang dan kulitnya semakin lembut. Duh, jadi makin seneng cium-cium anak bayiku.

Selain teratur menggunakan Lactacyd Baby, berikut ini tips versi aku untuk menjaga kesehatan kulit Atta:

1. Mandi dengan teratur, 2x sehari menggunakan air suam-suam kuku

2. Keringkan sisa sisa air setelah mandi dengan baik, karena air yang tidak dikeringkan secara sempurna dapat membuat masalah pada kulit bayi

2. Bila menjemur bayi, usahakan jangan terlalu lama. 10-15 menit cukup di pagi hari. Waktu terbaik adalah jam 8-9 pagi

3. Selalu cek suhu tubuh bayi sesering mungkin, jangan menggunakan pakaian yang terlalu menumpuk/tebal ketika cuaca sedang panas. Hal ini dapat memicu biang keringat pada bayi

4. Untuk menghindari ruam popok, cek dan ganti popok secara teratur (maksimal 4 jam)

Selain manfaatnya yang oke banget, menurutku pemakaian Lactacyd Baby ini juga dapat menghemat pengeluaran karena tidak perlu beli sabun atau shampoo lagi!  (Emak emak irit, hihi). Jadi deh, sampai sekarang aku mempercayakan kesehatan kulit Atta pada Lactacyd Baby. Lactacyd Baby juga jadi salah satu produk yang wajib masuk daftar belanja keperluan Atta. Hihi

Thanks to Lactacyd Baby!  Kulit Atta jadi selalu lembut dan sehat 😉

#babyskinexpert #lactacydbaby

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *